Tampilkan postingan dengan label AsaKu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AsaKu. Tampilkan semua postingan

Semangat Baru

Seiring bergantinya Tahun, bergulirnya waktu, tak terasa umurpun berkurang. Tapi semangat tetap membara menyongsong hari esok yang lebih cerah. Tak terasa tahun 2007 sudah berganti.
Adakah yang sudah kita lakukan untuk alam sekitar??
Apa yang sudah kita raih??
Adakah yang masih tertinggal???

2008 sudah mananti untuk kita jalanin..
Sambutlah Tahun ini dengan semangat baru.
Gantungkan cita-cita dan harapan setinggi-tingginya
Semoga Tahun ini menjadi lebih baik lagi dari Tahun kemarin...
Aminnn......

Salam letari


Read More..

Kangen

Tak terasa sudah hampir 3 tahun tidak melakukan ekspedisi lagi. Ada rasa yang tertinggal jauh nun menggantung disana, kekaguman akan keindahan alam ciptaanNya, suasana alam yang mungkin tidak dapat ditemukan diperkotaan, asri dengan udara yang masih alami dan segar tanpa polusi.

Akankah ada lagi ekspedisi selanjutnya??
Yang terbersit hanya harapan semoga....ada kelanjutannya

Jiwa petualang takkan mati sampai disini.
Jangan sampai cahaya yang redup mati lamtaran riak angin sesaat.

salam lestari

Read More..

Salam Lestari


Persahabatan Terjalin,
Persaudaraan Terengkuh,
Bersama mengukir cinta kepada Alam

Bila akhirnya semak belukar menutup jalan setapak dan menghentikan jalan kita untuk kembali pulang Dan bila akhirnya... nafas kita berhenti juga disini.... terkubur bersama ranting dan daun kering yang dingin apakah itu semua akan tinggal kenangan sia-sia?

Semoga saja tidak !

Tidak bila mayat-mayat kita kelak mampu menitip pesan bahwa gunung bukanlah tempat bermain-main, yang didaki tidak dengan persiapan, yang didaki hanya dengan modal semangat, hendak menaklukkan alam

Read More..

Sekapur Sirih

1997 yg terlupakan telah menjadi saksi perubahan sejarah masa depan eagle yang berbalik 360, itulah pertama kali eagle naek gunung ditemani teman menancapkan kakinya di dingin hembusan angin gunung Dempo. Dengan berbekal jaket dan sarung beserta satu buah ponco kami tertidur dengan menatap langit yang mencengkram rasa takut kita(maklum modal nekad).

Tahun ke bulan terus berganti disitulah akhirnya eagle menjadi seorang yg mungkin disebut anak gunung. Selama itu eagle ngrasa begitu dekat dengan seribu satu keistimewaan alam dan makhluknya yg tercipta dengan kehendak Illahi. Yang hampir tiap bulan purnama melakukan camp/pendakian meskipun cuman seorang diri, selama itu eagle ngrasa begitu dekat dengan seribu satu keistimewaan alam dan makhluknya yg tercipta dengan kehendak Illahi.

Selama itu pula eagle termenung dan menjadi seorang yang cukup tangguh tuk mengisi hidup dengan penuh percaya diri dan ketekunan, seiring dengan itu eagle nglihat kalo alam dalam hitungan menit bahkan detik mulai terkikis dan habis di/tergilas dengan dalih sebuah perkembangan zaman yg harus diikuti. Tetapi apakah kita sempat teringat bahwa manusia harus beradaptasi dengan alam ingkungannya dengan sebaik mungkin.

Bukanlah eagle menolak perkembangan tetapi hiraukanlah kami demikianlah yg sering terdengar dan terimpikan dalam mimpi dan perenungan. Alam seringkali menangis menahan beban yg dibuang oleh manusia temasuk yg merasa dirinya seorang PECINTA ALAM

benarkah kita pecinta alam?
benarkah kita tangguh?
benarkah pendidikan yg kita dapatkan?
benarkah kita mendidik?
ataukah kita termasuk penikmat alam?
sulit dan begitu berat,sungguhpun hanya sekedar rasa.

Ataukah semua harus dikembalikan terhadap apa yg menjadi dasar kita menjadi seorang MOUNTENERING. Karena dalam hati dan keyakinan eagle tesirat sebuah harapan akan sebuah ekosistem yang bersih yang begitu indah toek dihirup yg seiring dengan kemajuan di dasar kita menjadi seorang MOUNTENERING. Karena dalam hati dan keyakinan eagle tesirat sebuah harapan akan sebuah ekosistem yg bersih yang begitu indah toek dihirup yang seiring dengan kemajuan

Read More..

Design by Kingdom of Heaven